Jembrana – Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K., menghadiri langsung kegiatan Event Offroad Manistutu Trail Adventure Mantra IV yang digelar di kawasan wisata Mantu Cager, Banjar Mekarsari, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Minggu (18/5/2025), pagi.
Kegiatan yang bertujuan untuk menyalurkan hobi otomotif dan mempromosikan potensi wisata alam ini diikuti oleh sekitar 900 peserta rider dari berbagai daerah. Acara tersebut mengusung semangat sportivitas, kekompakan, dan pelestarian alam di tengah geliat pariwisata lokal Jembrana.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya perwakilan Bupati Jembrana yakni Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, A.P., M.Si., serta Danramil 1617-03/Melaya Kapten Inf. I Ketut Widiana, mewakili Dandim 1617/Jembrana.
Dalam sambutannya, Kapolres Jembrana menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan panitia dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga sportivitas dan keselamatan selama menjajal rute sejauh kurang lebih 40 kilometer yang melintasi kawasan pedesaan dan hutan Desa Manistutu.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang memberi manfaat, tidak hanya sebagai sarana penyaluran hobi, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan promosi potensi wisata daerah,” ujar AKBP Kadek Citra Dewi.
Acara ini diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan sambutan serta pelepasan peserta secara simbolis oleh Kapolres Jembrana bersama pejabat yang hadir. Jalur yang dilalui para rider mencakup area persawahan, perkebunan warga, jalan pedesaan, hingga kawasan hutan di wilayah Desa Manistutu.
Pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel Polsek Melaya dan Polres Jembrana yang dipimpin oleh AKP I Kadek Ardana, S.H., serta didukung Linmas dan Pecalang setempat. Kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan kondusif.
Event Mantra IV ini mendapat sambutan positif dari masyarakat serta komunitas pecinta otomotif lokal, dan diharapkan menjadi contoh sinergi antara hobi, pariwisata, dan ketertiban masyarakat. (!)








