banner 728x250
CMN  

Satresnarkoba Polres Jembrana Bersinergi Dengan Kodim 1617 Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

Keterangan Foto : Satresnarkoba Polres Jembrana Bersinergi Dengan Kodim 1617 Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba
banner 120x600

Jembrana – Upaya pencegahan terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba terus digencarkan di Kabupaten Jembrana. Kali ini, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jembrana menggelar kegiatan penyuluhan di lingkungan Kodim 1617/Jembrana, bertempat di Aula Makodim setempat, Jumat (29/8).

Acara tersebut menghadirkan KBO Satresnarkoba Polres Jembrana, Ipda I Putu Widiartama Putra, sebagai narasumber utama. Peserta yang hadir terdiri dari keluarga besar Kodim, termasuk para prajurit dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVI Kodim 1617/Jembrana.

banner 728x250

Turut hadir dan memberikan dukungan penuh, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf M. Adriansyah, S.I.P., M.I.P., beserta Ketua Persit KCK Cabang XXXVI Ny. Putri Adriansyah, Kasdim, jajaran perwira, serta anggota Persit.

Dalam sambutannya, Dandim menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Kodam IX/Udayana dalam rangka menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah Bali, khususnya di internal keluarga besar TNI.

“Kami sengaja menggandeng Polri sebagai mitra strategis dalam memberikan edukasi. Harapannya, seluruh anggota maupun keluarga besar TNI memiliki bekal pengetahuan yang cukup untuk menjauhi narkoba,” ungkap Dandim.

Sementara itu, Ipda I Putu Widiartama Putra memaparkan secara rinci mengenai jenis-jenis narkotika, psikotropika, serta zat adiktif lain yang sering disalahgunakan. Ia menjelaskan dampak buruk narkoba, baik terhadap kesehatan fisik, mental, maupun sosial. Tak hanya itu, ia juga mengingatkan konsekuensi hukum yang menjerat pengguna, pengedar, hingga bandar narkoba.

Menurutnya, peran keluarga menjadi benteng utama dalam pencegahan.

“Keluarga adalah garda terdepan untuk mengawasi dan melindungi anak-anak maupun anggota keluarga agar tidak terjerumus. Polri tidak bisa bekerja sendiri, kami butuh dukungan TNI dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Selain memberikan edukasi, Ipda Widiartama juga mengingatkan peserta tentang keberadaan layanan hotline 110 yang bisa dimanfaatkan untuk memberikan informasi maupun melaporkan indikasi tindak pidana, termasuk kasus narkoba.

Kegiatan berlangsung interaktif, ditandai dengan sesi tanya jawab dari peserta. Beberapa pertanyaan yang muncul seputar cara mengenali tanda-tanda penyalahgunaan narkoba di lingkungan keluarga hingga bagaimana langkah tepat melaporkannya.

Sebagai bentuk apresiasi, Ketua Persit Cabang XXXVI menyerahkan cenderamata kepada narasumber, disusul dengan sesi foto bersama.

Di akhir kegiatan, Dandim kembali menekankan pentingnya keterbukaan informasi. Ia berpesan kepada seluruh anggota TNI dan Persit agar berani menyampaikan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba.

“Lebih baik kita mencegah sejak dini daripada menyesal di kemudian hari. Mari kita bersama-sama melindungi keluarga dan lingkungan dari bahaya narkoba,” pungkasnya. (!)

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250