banner 728x250
CMN  

Ratusan Layang Tradisional Hiasi Langit Jembrana

Keterangan Foto : Ratusan Layang Tradisional Hiasi Langit Jembrana
banner 120x600

Jembrana – Di Sirkuit All In One, yang berlokasi di Desa Pengambengan Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana Provinsi Bali, telah digelar Lomba Layang-Layang Tradisional tahun 2025, pada Sabtu (16/8/2025).

Kegiatan ini, dihadiri oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, SE, MM. Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna ST MT. Kajari Jembrana, Dr. Salomina Meyke Saliama, SH, MH, Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf M. Adriansyah, S.I.P., M.I.P. Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K. Kasi Intel Kajari Jembrana Gedion Ardana Reswari, SH, MH. Ketua Pengadilan Negari Negara atau yang mewakili. Ketua DPRD Jembrana atau yang mewakili. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Anak Agung Komang Sapta Negara SE MM. Serta para tamu undangan lainnya.

banner 728x250

Lomba Layang Tradisional ini, difasilitasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, bekerjasama dengan Sekeha Layang Pelangi Kabupaten Jembrana, dalam rangka perayaan HUT Kota Negara ke-130, dan menyemarakkan HUT RI ke-80.

Dalam laporannya, I Ketut Arya Tangkas SH, selaku Ketua Panitia, seizin Ketua Pelangi Kabupaten Jembrana I Made Tarma SH, menjelaskan. Lomba Layang Tradisional kali ini diikuti oleh ratusan peserta, dari seluruh Kabupaten/Kota se-Bali, dengan berbagai motif layangan, untuk memperebutkan hadiah total sebesar Rp50 juta.

“Antusias peserta sungguh luar biasa, ini membuktikan bahwa tradisi layang-layang tetap hidup dan diminati lintas generasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, SE, MM dalam sambutannya memaparkan, tradisi layangan ini sesungguhnya bukanlah hal baru, dimana kegiatan ini telah ada sejak zaman kuno, yang termuat dalam Lontar Rare Angon.

“Kita ingin menjaga warisan budaya ini agar tidak hilang, sekaligus mengemasnya menjadi kegiatan yang mampu membangkitkan semangat masyarakat, juga agar kegiatan ini bisa memberikan Multiplier Effect, serta memberikan manfaat ekonomi dan tidak hanya untuk hobi semata,” ujarnya.

Menurutnya, lomba layangan tradisional ini selain melestarikan budaya, juga bisa menjadi atraksi wisata. Jika dikelola dengan baik, kegiatan ini mampu menarik kunjungan wisatawan ke Jembrana.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara, SE, MM selaku Leading Sektor dalam pelaksanaan lomba berharap, tradisi layang-layang tradisional ini bukan hanya sekedar hobi, namun dapat menghasilkan income bagi para penghobinya, misalnya dari penjualan layangan atau tapel layang.

“Kami mendorong agar kreativitas para pengrajin layangan bisa berkembang, sehingga memberikan nilai ekonomi sekaligus menjadi identitas budaya Jembrana,” jelasnya.

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K didampingi Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf M. Adriansyah, S.I.P., M.I.P, juga menekankan pentingnya menjaga keamanan.

“Kami berharap masyarakat menikmati lomba ini dengan tertib, sehingga acara berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi semua pihak,” ucapnya.

Seusai memberikan sambutan, Lomba Layang-Layang Tradisional Kabupaten Jembrana tahun 2025, dibuka secara resmi oleh Bupati Jembrana, ditandai dengan penerbangan Layangan “Demi Jembrana, Pasti Bisa.” (!)

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250